Pop indonesia

  Kemunculan The Heart, tiga gadis bersaudara kandung ini di blantika musik Indonesia, menjadi nilai tambah bagi komunitas musik terutama dari kalangan Batak.

Tahun ini mereka merilis album terbarunya garapan Pay Siburian (BIP). Materi album dikerjakan cukup serius dengan biaya mahal, sebagai tanda keseriusan The Heart dan produsernya A Sianturi dari Maria Record mengangkat nama Tety, Susi dan Bulan menjadi penyanyi profesional.

Pemilihan materi lagu dengan penggaraan musisi papan atas lagi digandrungi kaum muda menjadikan The Heart sebagai salah satu grup penyanyi trio wanita bakal diperhitungkan, terutama dilingkungan masyarakat Batak.

Kehadiran The Heart (Simatupang Sister) sebagai artis cukup mendapat respon. Beberapa album mereka sudah beredar dalam bentuk kaset dan VCD selalu berhasil menduduki peringkat atas dalam hal penjualan. Produser A.Sianturi kebetulan orang tua mereka sendiri cukup berhati-hati dalam menangani setiap penggarapan musik, pembuatan videoklip dan pemilihan materi lagu.

Didukung pula kemampuan harmonisasi vokal, penampilan dan pengalaman bernyanyi The Heart sudah mengenal panggung sejak kecil. Bahkan mereka bertiga sudah pernah mengemas album rekaman saat usianya masih remaja. Aktivitas bernyanyi The Heart pernah terhenti karena kedua orang tuanya memilih mendahulukan pendidikan daripada karir bernyanyi.

Sehingga mereka menahan diri dan hanya bernyanyi saat-saat tertentu saja.
Memasuki usia remaja, ketiga gadis inipun kembali mengunjungi penggemarnya lewat album rekaman nasional dan daerah. Album perdana mereka tahun 2004 langsung dengan label lagi trend Koplo.

Kemudian menyusul album Pop Nostalgia berlabel Prahara Cinta tahun 2005 bersama Obbie Messakh. Lagu dijagokan berjudul Dingin ciptaan Rinto Harahap melibat juga musisi Henry Lamiri, Gatot, Andolin Sibuea dan sebagainya.

Sayangnya album tersebut banyak menemui kendala, sehingga produsernya sekaligus ayah mereka A.Sianturi banting stir ke blantika musik pop Batak dan mendistribusikan sendiri setiap album The Heart melalui Maria Records miliknya.

Album perdana The Heart di musik pop Batak Pariban Na Burju ciptaan Drs Soaloon Simatupang. Kemudian Tinta Na Rara, produksi Maria Record dan Album ketiga Songon Nipi ciptaan Anton Siallagan cukup mendapat sambutan hangat dari fans mereka.

Nama The Heart pun semakin dikenal dan berhasil memposisikan diri sebagai artis Batak setelah generasi Nainggolan Sister berpotensi tinggi lebih baik dimasa depan.

~ by setyobd88 on August 29, 2008.

2 Responses to “Pop indonesia”

  1. Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. promosikan artikel anda di infoGue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://musik.infogue.com/pop_indonesia

  2. Tp ga profesional tuh artisnya.. apalagi yg pertama ama yg bungsu.udah kaya artis besar aja! promosi ga mau dr 0. maunya instant. sussah kalian jadi artis besar. walau manajer/ team promo hebat dan uang promosi segede gunung jg, hasilnya sia-sia…..! maaf nih sekedar nasehat aja, radio jgn diangap remeh lah neng! ga akan kuat mau promosi di tv. semoga sukses lah kalian semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: